Diberdayakan oleh Blogger.

Fugu, Ikan buntal beracun hidangan terkenal dari negeri sakura


( Sup!! )

Hallo minnaaa, ketemu lagi sama ane lagi nih :3, kalian ingat ane kan? Nggak? Ya… Deh *duduk di pojokan. Yah walaupun kalian nggak kangen sama ane tapi kali ini ane mau sering sesuatu yang lumayan bermanfaat buat kalian, walaupun agak aneh ngebahas ini tapi ane entah kenapa terpintas untuk ngeposting ini. Kali ini ane bakal ngebahas mengenai sesuatu yang merupakan santapan yang terkenal di negeri sakura, yaitu Fugu (フグ ).

Mungkin minna sudah tahu bahwa fugu ini atau biasa kita sebut ikan buntal ( bukan nama salah satu snack ya ) merupakan ikan yang tergolong memiliki zat beracun pada tubuhnya, akan tetapi dijepang fugu merupakan bahan untuk hidangan tradisional dari jaman dulu. Proses untuk mengolah fugu pun bukannya gampang seperti membalikkan tangan lho ( ya iyalah -_- ), maksudnya nggak semudah mengolah seperti ikan yang biasa kita santap karna butuh kehati-hatian saat mengolahnya. Nah dan juga, yang hanya diperbolehkan untuk mengolah fugu ini bukanlah sembarang orang karna di jepang memasak fugu diawasi ketat oleh hukum di beberapa negara termasuk jepang. Yang diperbolehkan mengolah fugu hanya chef atau koki yang sudah handal serta telah mengikuti pelatihan khusus ( para minna jangan pernah coba-coba ya ).

( berdampingan sejak ratusan tahun, karna yang berdiri sejak 1919 sudah terlalu mainstream :v )

Penduduk jepang telah mengkonsumsi fugu ini selama ratusan tahun lalu ( wow :O ) yah walaupun memiliki zat beracun akan tetapi mereka mampu mengolah fugu sebaik mungkin dan aman. Nah fugu yang bisa di konsumsi bukan sembarang jenis lho, karna hanya ada beberapa yang dapat dikonsumsi seperti Torafugu atau Takifugu, Higan-fugu, Shōsaifugu, dan Mafugu (http://id.wikipedia.org/wiki/Fugu ).

Nah ini merupakan bagian yang mungkin para minna ingin tahu, bagian mana sih yang terdapat zat beracunnya? Dari artikel yang sudah ane baca, zat beracun pada fugu terdapat di bagian hati, ovarium, serta kulit ( makasih deh, ane nggak mau pegang-pegang -_- *nope nope nope ). Nama racunnya sendiri adalah tetrodotoxin yang saat ini masih belum ditemukan penawarnya. Akibat yang didapat setelah mengkonsumsi fugu sembarangan dapat menyebabkan beberapa penyiksaan pada tubuh yang mengkonsumsinya. Yaitu adanya mati rasa pada bagian mulut yang diikuti kelumpuhan serta kegagalan pernafasan, akan tetapi sang korban masih tersadar sampai kematiannya ( http://www.bbc.com/news/magazine-18065372 ).

Fugu yang telah diolah memiliki harga yang lumayan mahal lho minna, satu sajian lengkap fugu bisa dihargai ¥10,000–20,000 lho ( wow :O ). Mahalnya ya bukan karna harga ikannya, itu untuk usaha sang koki yang mengolahnya sangat baik serta untuk pembelian pisau khusus yang dinamai Fugu Hiki. Fugu biasanya diolah menjadi sashimi, shirako, dan fugu kara-age. Ya dan untuk pembelian fugu sendiri pun hanya diperbolehkan untuk chef yang mempunyai lisensi untuk mengolah fugu, jadi bukan untuk yang hanya iseng untuk mencoba ( minna bolehnya beli ikan asin aja ya :3 ).



( jangan pakai pisau biasa terutama silet ya :v )

( kelihatannya enak nih :9, tapi…. )

Minna yakin mau coba? Yakin? Tapi dicek dulu ya, apakah yang mengolah fugu merupakan chef ahli serta berlisensi atau bukan ya :3 , daripada minna kena masalah lebih baik bertanya daripada sesat dijalan :3.


Udahan lagi nih? yah segini aja sih yang mungkin ane bisa bagi ke minna, karna kalau makin banyak ane sharing nanti ane sekalian aja buat penelitian tentang fugu :3.

Sekian dulu dari ane, daaan Jya-Nee~~

Author:
Imam 

Bagikan artikel ini ke teman kalian :

1 komentar:

  1. yang bisa memasak ikan fugu hanyalah koki-koki yang handal , karena ikan fugu sangat beracun , akan bahaya bila menyajikannya sembarangan .

    BalasHapus