Diberdayakan oleh Blogger.

Cara Negri Sakura Merayakan Natal


Natal sudah berlalu tapi kemeriahannya masih terasa hingga detik ini. Di Jepang, natal menjadi salah satu perayaan terbesar, bisa dikatakan cukup besar untuk negri dimana agama bukanlah suatu hal yang tabu berada di tengah tengah masyarakatnya terlebih lagi penduduk Jepang yang menganut ajaran kristen tercatat kurang dari satu persen. Lalu kenapa perayaan natal bisa begitu besar di negri sakura? Satu hal yang pasti bahwa mereka penggila festival dan perayaan, penduduk di negri ini sangat menyukai kemeriahaan dari sebuah perayaan, akan tetapi sedikit dari mereka yang mengerti arti dari perayaan natal, tidak heran kenapa natal dirayakan dengan cara yang sedikit berbeda di sini tentunya melalui sudut pandang yang mereka miliki. Karena itulah banyak hal unik yang dapat kita temui selama perayaan natal berlangsung di Jepang, lalu bagaimana cara negri sakura merayakan natal?

1.    In Japan Christmas = KFC

Semua berawal dari kesuksesan “Kurisumasu ni wa kentakki” campaign pada sekitar tahun 1974 yang mempromosikan Ayam goreng Kentucky sebagai makanan yang tepat menemani kebersamaan di malam natal. Campaign ini merupakan salah satu sukses besar KFC menciptakan branding yang membuat kebiasaan memakan Ayam Goreng Kentucky pada malam perayaan natal menjadi sebuah tradisi di Jepang. Jika sebuah hal sudah menjadi tradisi di tengah masyarakat Jepang, tidak ada lagi hal yang bisa dilakukan untuk mengubahnya, Well done KFC!! Well Done!!

2.    Hari Perayaan Para “Couple”
Image by Tofugu
Menghabiskan waktu di rumah untuk berkumpul bersama keluarga dan membuka satu persatu kado natal, adalah perayaan natal yang umum kita ketahui akan tetapi tidak di Jepang. Natal bukanlah hari dimana kalian harus menghabiskan seluruh waktu bersama keluarga di rumah akan tetapi perayaan yang sebenarnya berada di luar rumah!! terlebih lagi untuk kaum muda yang memiliki pasangan. 

Kesalahan besar untuk mereka yang memiliki pasangan dan lupa memesan dua kursi di restoran paling mewah untuk merayakan makan malam teromantis bersama belahan hati tercinta.  Pemberian kado natal pun diutamakan kepada pasangan masing masing, bukan kepada anggota keluarga. Lebih terlihat seperti perayaan hari valentine ke-dua yang mereka miliki.

3.    Natal, Perayaan Outdoor

Percayalah jika kalian ingin merasakan kemeriahaan natal di Jepang, menghabiskan waktu berada di rumah untuk menonton siaran ulang sinema natal yang sudah diulang tiap tahunnya adalah kesalahan terbesar, kalian akan melewati natal yang sebenarnya sedang berlangsung di luar sana!! Ya… diluar sana!! Lampu lampu hias sepanjang jalan dan hiasan hiasan khas natal di setiap toko dan konbini lokal menjadi salah satu daya tarik kemeriahan natal di Jepang. Perayaan natal di Jepang lebih identik kepada festival dibandingkan perayaan keagamaan, jadi tidak jarang kalian akan menemukan festival kembang api di malam natal lengkap dengan yatai (kedai jajanan festival) yang berjejer dan di penuhi antrian “dua baris” (if you know what i mean…)

4.    25 Desember telah tiba?? Mari kembali bekerja!!

Kertas laporan dari pekerjaan kantor atau pun PR dari sekolah yang masih kalian tunda untuk dikerjakan tidak bisa lagi menungu karena ada sebuah kabar buruk, 25 Desember tidak ada libur untuk kalian!! Cukup aneh memang bagaimana cara negri sakura memandang natal sebagai perayaan sementara tanggal 25 desember bukanlah termasuk dalam agenda hari libur nasional negri sakura. Itulah kenapa alasan perayaan natal di Jepang berlangsung sebelum tanggal 25 bukan tepat pada tanggal 25, sekitar tanggal 23 dan tanggal 24 desember tiba maka hiruk pikuk kemeriahan natal akan sangat kental terasa dimana mana dan pada tanggal 25? Selamat datang kembali ke rutinitas!!

Image by Ani12

Bagaimana dengan minna-san, apa saja perbedaan perayaan hari natal di Jepang yang pernah kalian alami?? Bagaiamana menurut kalian perbedaan cara perayaan natal di negri sakura dengan natal pada umumnya?? Silahkan share pendapat kalian di kolom komentar ya, douzoo J

Author:
Hamyo 

Bagikan artikel ini ke teman kalian :

1 komentar: