Diberdayakan oleh Blogger.

Anime Review: Red Data Girl





Yow, Minna-san!

Untuk Review Anime di Satnite Otaku Fever! Malem ini, boku mau ngereview anime yang berjudul “Red Data Girl” (Spring 2013), sebuah anime bergenre fantasy dan supernatural yang mengkaitkan teknologi dengan legenda – legenda Shinto.



Suzuhara Izumiko adalah seorang gadis pemalu berumur 15 tahun yang dibesarkan dan dilindungi di sebuah kuil di pedalaman pegunungan Kumano. Dia memiliki keunikan, yaitu merusak seluruh benda elektronik yang ia sentuh. Ketika dia mulai berpikir untuk mulai meninggalkan gunung dan pergi ke kota, pelindungnya, Sagara Yukimasa menyarankan ia agar masuk ke sebuah SMA di Tokyo, dan memaksa anakya, Sagara Miyuki, untuk melayani Izumiko seumur hidup. Pada awalnya, Miyuki dan Izumiko menjauhi satuu sama lain, namun hubungan mereka mulai berubah ketika sebuah kejadian yang mengerikan terjadi saat tamasya sekolah. Izumiko pun akhirnya mengetahui takdirnya sebagai perantara terakhir (yorishiro(obyek yang menarik perhatian roh suci)) dari seorang dewi Himegami, dan Miyuki dengan tugasnya sebagai seorang Yamabushi(Penjaga sekaligus pertapa Shinto) bagi Izumiko.

Nah, awalnya, setelah boku pertama ngebaca sinopsis ini, boku lumayan tertarik dengan anime ini. Drama – romance diantara seorang gadis yang ternyata perantara dewi dan pelindungnya, dan dipenuhi dengan legenda Shinto. Well, why not?

Tapi… banyak banget hal yang boku nggak ngerti di anime ini. Walaupun sudah nonton 5-6 episode, tapi tetep aja, INI APA, ITU APA?! щ(@Д@щ) /eh
Ehm, maksudnya, banyak banget hal yang belum dijelaskan, walaupun lebih dari 5 episode telah ditayangkan, dan seiring bertambahnya episode pun, pertanyaan semakin bertambah.
Siapa ibunya Izumiko?! Siapa Takanagi?! Siapakah sebenarnya Yukimasa?! Siapa si cowok aneh random itu?! Siapa?! Apa?! Kenapa?! Eh.

Kadang juga plotnya pun berubah dari satu titik ke titik yang lain tanpa penjelasan tambahan. Kesel sih.
Si Izumiko pun tampaknya bukan spotlight dri plotnya sendiri, dan untuk Miyuki… ternyata tidak sekeren yang boku harapkan. (; ̄д ̄)

Tapi… untuk artwork animenya sendiri, boku kasih jempol deh.

Untuk nilai akhir…
3,5. 

Gomen, RDG, no hurt feelings, kay? (˘╭╮˘)

Gomen juga, buat fans RDG diluar sana, soalnya ini pendapat subjektif.

Nah, dengan ini, boku akhiri anime review minggu ini.
Jaa, minna-san~!(^^)
Author:
Kevin 

Bagikan artikel ini ke teman kalian :

2 komentar: