Diberdayakan oleh Blogger.

Anime Review: Maoyuu Maou Yuusha


Yow, Minna-san!
Malem minggu ini boku mau ngepost review dari salah satu anime Winter 2012/13 yang bener – bener menarik, yaitu Maoyuu Maou Yuusha. Kenapa menarik? Ikutin aja reviewnya!


Nah, yang pertama kali boku perhatiin waktu liat Maoyuu Maou Yuusha pertama kali adalah VAitu nya, yaitu Fukuyama Jun dan Koshimizu Ami. Anime ini adalah duet kedua mereka setelah Spice & Wolf. Dan Fukuyama Jun bener bener sukses mengisi suara sang Yuusha disini. Untuk Koshimizu Ami, suaranya kali ini memberi kesan Moe-genki kepada sang Maou.

Dari ceritanya, Maoyuu Maou
Yuusha menggunakan sebuah cerita klasik, yaitu peperangan antara manusia dan para iblis, dimana salah satu dari manusia, sang hero (Yuusha) menjadi seorang pahlawan perang melawan sang raja iblis (Maou), namun di kasus ini, Maou-nya adalah seorang wanita moe, yang rupanya sudah lama mengincar sang Yuusha yang gagah berani untuk menjadi pasangan(bahkan suami .3.)nya, agar bisa membawa perdamaian ke dunia.

Nah, setelah membaca plot diatas, pasti kita sudah mengetahui bahwa romance tak akan bisa ditolak lagi dari jalan cerita anime ini, namun, Takahashi Takeo, sang sutradara, berhasil membawa suasana romance yang tidak biasa pada anime yang unik ini.

Plotnya pun juga menarik. Kita mengikuti usaha sang Maou dan Yuusha dalam jalan agar para manusia dapat hidup dengan damai walaupun perang berakhir, yang menandakan berakhirnya bantuan dari kerajaan – kerajaan yang membutuhkan sumber daya manusia untuk perangnya.

Namun untuk sebuah anime, pastinya fan service tidak mungkin dihilangkan. Dan pastinya, sang Maou yang Moe nan seksi dijadikan pusat fan service dari anime ini. Namun sifat Maou yang genki – genki pada awalnya bisa disalah interpretasikan sebagai comical character, padahal memiliki peranan penting dalam anime ini.

Referensi sejarah pun menjadi salah satu poin utama dari anime ini. Jika diperhatikan, memang anime ini tampak sedikit monoton dengan masalah dan penjelasan soal politik, ekonomi, dan sejarahnya, namun hubungan antar karakter pun sebenarnya menjadi pusat cerita di banyak bagian di anime ini, dan itupun bukan hanya interaksi ringan saja, namun benar – benar menjadi sebuah bagian dari anime ini.

Pada akhirnya, boku bisa simpulkan kalau anime ini adalah perpaduan dari referensi sejarah dan fantasi(dan 1% fanservice OwO), namun disajikan dengan cerita yang penuh makna, karakter, dan keunikan sendiri. Namun, kekurangan yang terdapat pada anime ini mungkin bisa dipenuhi dengan adanya season kedua untuk melanjutkan ceritanya.

Nilai Akhir: 7

Nah, ini dia review anime pertama boku, gomen jika kurang rapi dan terstruktur.
Jaa¬! 0w0)/’

Author:
Kevin 

Bagikan artikel ini ke teman kalian :

0 komentar