Diberdayakan oleh Blogger.
Image 1 source

Begitu banyak tempat bersejarah di Jepang, mereka benar benar berhasil mengemas sejarah dan tradisi menjadi aset paling berhaga yang mereka miliki. Pernah terpikir bisa menikmati suasana yang sangat damai di dalam tea house bersama geisha yang sedang menari indah dengan iringan alunan musik khas Jepang, benar benar seperti di zaman edo. Enggak perlu beli mesin waktu sih buat ngerasain pengalaman itu, cukup dengan pergi ke Kanazawa terus langsung ngacir ke higashi chayamachi district saja sudah cukup kok.






















Image 1 source

Memang sekilas terlihat seperti manik manik untuk menjadi pelengkap yang mempercantik aksesoris pada  gelang atau semacamnya, tapi jangan tertipu dulu dengan penampilannya saja, julurkan lidah kalian dan perlahan cicipi satu per satu semua manik manik ini, manis? Enak? Inilah konpeito, permen tradisional Jepang ini memiliki rasa yang sangat unik dan tentunya sangat manis dengan berbagai warna yang semakin menggoda untuk mencicipi satu per satu konpeito ini sampai benar benar habis dan hanya meninggalkan rasa manis di lidah. 

                   Image 2 source

Konpeito merupakan kata serapan yang berasal dari bahasa Portugis yaitu “confeito” yang berarti sugar candy atau permen gula. Konpeito pertama kali diperkenalkan kepada Jepang pada saat misionaris Louis Frois mempersembahkan satu toples kaca yang berisi dengan konpeito kepada Nobunaga Oda yang saat itu sedang berkuasa. Louis bertujuan untuk meminta izin kepada Nobunaga Oda untuk melakukan kristenisasi pada masyarakat Jepang.

Lho?? ngebujuk Nobunaga Oda cuma pake permen!!?? Kok bisa!!?? Memang sih pada masa itu Jepang belum memiliki teknologi yang memadai untuk memproduksi atau mengolah gula menjadi sebuah permen yang sangat enak dan unik seperti ini. Pada abad ke 16 tersebut bahan baku pembuatan konpeito yaitu gula sangat lah mahal dan langka sedangkan konpeito membutuhkan sangat banyak gula dalam proses pembuatannya, ini membuat konpeito pada masa itu menjadi salah satu barang yang sangat berharga dan tentunya sangat mahal!!  

                     Image 3 source

Pada era Meiji, Konpeito menjadi standar untuk memproduksi permen atau manisan manisan lainnya di Jepang, selain itu Konpeito juga merupakan standar hadiah yang harus kita berikan ketika mengunjungi rumah seseorang untuk menghargai si tuan rumah, hmmm.... sepertinya orang orang di era Meiji mungkin tidak terlalu mengenal apa itu diabetes. Konpeito diberikan dalam wadah kotak, kotak ini disebut bonbonieru yang merupakan kata serapan dari bahasa Perancis “bonbonniere” yang artinya candy box atau kotak permen.

                     Image 4 source

Konpeito memiliki warna warna yang cukup variatif, bentuk bentuk nya sangat unik terkadang menyerupai bola krsital, atau butiran bintang, potongan buah lemon, bahkan ada yang berbentuk seperti sushi tentunya dalam ukuran yang kecil dan sangat imut sekali. Ukuran untuk sebuah konpeito berkisar antara  5,5 sampai 10 mm, konpeito menjadi permen gula yang tertua dan termanis dalam sejarah Jepang. Hingga kini konpeito masih tetap diproduksi dan dapat kita temukan dengan mudah seperti di toko toko kecil dan juga pada saat hari perayaan atau festival.

                                                        
                   Image 5 source          "Smells like someone gonna get diabetes" 


Image 6 source "Kedai kecil yang menjual Konpeito" 

Tertarik mencoba permen tradisional Jepang ini? atau kalian sudah mencoba konpeito sebelumnya?Bagaimana rasanya?  Silahkan share pengalaman kalian di kolom komentar. Arigatou gozaimasu :D  


Hamyo
Author:
Hamyo 


Konnichiwa minna san, sebelumnya gue mau nanya apa kalian tau Akihabara itu apa? Mungkin kalau yang nggak tau jepang sama sekali  akan menjawab “Hah Akihabara!!??” atau “ Akihabara, salah satu provinsi di Jepang kali ya??” bagi yang suka jepang sekitar 30%  mungkin hanya mengingat mengenai Idol terkenal yaitu AKB48 ( Akihabara48 ), kalo yang merasa otaku pasti jawabnya.... ah sudahlah gak perlu ditanyain lagi deh bagi yang otaku. Kalo begitu di postingan ini, gue bakal ngejelasin apa itu Akihabara secara umum nya aja dulu kali ya, silahkan disimak. Douzoo...... :)


Akihabara (秋葉原) atau Pusat Elektronik Akihabara (秋葉原電気街 Akihabara Denki Gai) adalah kawasan perbelanjaan paling ramai dikunjungi oleh wisatawan asing maupun masyarakat lokal disana, kawasan ini berlokasi di sekitar Stasiun Akihabara, Tokyo, Jepang.  Pada awalnya Akihabara hanyalah kumpulan blok blok toko yang menjual barang barang elektronik dengan harga terjangkau.

Image 3 source                                          "Akihabara night view"

Akan tetapi seiring berjalannya waktu dan perkembangan kebudayan pop Jepang,  Akihabara semakin ramai dikunjungi dan menjadi lokasi yang ideal untuk mendirikan usaha yang menjurus pada kebudayaan pop Jepang modern seperti toko anime, maid cafe, game station, manga shop dll.

Image 4 source                                            "Kawaii Maid"


 Image 5 source                         "Gachapon, Gachapon everywhere!!"



Image 6 source                         "one of the famous maid cafe in Akihabara"


Image 7 source                               "Nakano road, manga everywhere!!"

Jalanan yang penuh dengan keramaian, mesin mesin gachapon yang berjejer di depan toko toko juga para maid yang menjajakan brosur bagi para pejalan kaki yang melintas dan penampilannya itu looh bikin..... ah sudahlah. Akihabara memang bukan hanya sebuah pasar elektronik murah seperti dulu, Akihabara yang sekarang sudah menjadi pusatnya budaya pop modern Jepang. Meskipun begitu toko toko yang menjual barang elektronik masih banyak kita jumpai, Akihabara benar benar sebuah “Mecca” nya para otaku  dan dari seluruh penjuru dunia.


Apa kalian sudah pernah berkunjung ke Akihabara sebelumnya? Sudah pernah mencicipi makanan di maid cafe? Atau berkunjung ke AKB48 official cafe di akihabara? Silahkan share pengalaman kalian di kolom komentar :)
Author:
Imam 

Image 1 source

Minna-san konichiwa  :) Ayo ayo semangat,  hari ini kita bakal mengajak kalian jalan jalan menyusuri Hachinohe city. Hachinohe city terletak di sebelah tenggara Prefektur Aomori, perjalanan menuju hachinohe menggunakan shinkansen kurang lebih sekitar 3 jam dari tokyo. jumlah total penduduk di kota ini sekitar 200 ribu lebih, Hachinohe terkenal dengan hasil laut nya dan tentu saja Izakaya, Oyeaaaaah this is the best part!!

Image 2 source                             "Hachinohe city location"


Apa itu Izakaya, how it begin?

Image 3 source

Izakaya secara umum bisa disebut sebagai kedai minum tradisional Jepang. Izakaya  Berasal dari kata izake yang berarti minum sambil tetap berada di dalam, pada zaman edo tempat tempat yang menjual sake secara eceran memulai untuk menyediakan tempat untuk minum di dalam toko, seiring itu tempat tempat ini mulai menyediakan hidangan sederhana atau yang biasa disebut sakana bagi para pelanggan yang mampir untuk minum. Untuk memudahkan para pelanggan membedakan toko ini dengan toko penjualan sake eceran biasa, pemilik toko pun memasang penanda berupa kertas yang bertuliskan “izake itashi sooroo” yang artinya boleh minum di dalam.

Izakaya dan sejarah singkat yokocho


                                                Image 4 source

Hachinohe memiliki delapan yokocho lebih banyak dibanding dengan kota kota lainnya di Jepang. Yokocho adalah sebuah gang sempit yang di kedua sisinya berjejer izakaya dan membentuk sebuah rute. Rute ini terbentuk sekitar 400 tahun yang lalu ketika dibangunnya kastil di daerah ini, orang orang mulai berdatangan untuk bermukim, untuk memudahkan mereka menjangkau sebuah tempat agar tidak memutar melalui rute utama maka penduduk pun mulai membuat jalan pintas berupa rute rute sempit yang menghubungkan beberapa jalan utama. 

Pada tahun 1950-an kehidupan malam dan hiburan mulai diperbolehkan oleh pemerintah sehingga membuat rute rute sempit ini menjadi tempat yang ideal untuk membuka restoran, tempat hiburan, dan juga Izakaya. Masing masing yokocho memiliki nama di gerbang masuknya dan di dalamnya terdapat beberapa izakaya yang terbentang di kedua sisinya, tentu saja ini memudahkan bagi para pelanggan tetap yang ingin berkunjung untuk menemukan izakaya favoritnya. Ada beberapa yokocho yang terkenal di hachinohe misalnya hachinohe showa dori, Tanoki Koji, dan Gobangai.

















Apa saja yang bisa dilakukan di izakaya?

Image 8 source

Apa lagi kalo bukan ber “Kanpai” ria melepas penat setelah seharian bekerja, izakaya pun menjadi tempat yang pas untuk melakukan perayaan kecil kecilan seperti berkumpul sambil minum sake bersama teman teman lama atau bisa juga menjadi tempat yang bagus untuk pacaran (ya kalo punya sih). Makanan yang disajikan berbarengan dengan sake tentu memiliki rasa dan kesan yang berbeda, makanan yang paling sering dijumpai di izakaya seperti oden dan yakitori.


                                Image 9 source              "Sake in it's finest"
          

                               Image 10 source    "you're gonna have a bad time, udon :D"


                                Image 11 source      "Om.....nom...nom....nom.....nom..."

Tentunya suasana di dalam Izakaya sangat menenangkan dan bersahabat. Bayangkan saja kita duduk berdampingan bersama pelanggan pelanggan tetap yang sangat bersahabat, pemilik izakaya yang juga tidak kalah ramah siap untuk melayani sepenuh hati dengan sake terbaik dan juga makanan ter enak. Izakaya bukan cuma sekedar tempat mabuk mabukan dan minum sake sepuasnya, lebih dari itu Izakaya merupakan tempat untuk mempererat persahabatan, mendapat teman baru, dan merasakan suasana yang pokoknya tradisional jepang banget deh, “Kanpaaaaaaai!!” 

                  Image 12 source

Apa kalian sudah pernah mengunjungi izakaya sebelumnya? Bagaimana suasananya? apa ada izakaya yang tidak kalah menarik dari izakaya di Hachinohe? Silahkan share info tambahan dan pengalaman kalian di kolom comment. :)   

Author:
Hamyo 

Written by: Hamyo

Image 1 source                               "Sapporo Snow Wonderland"     

Masyarakat Jepang memang penggila festival, hampir di setiap musim dan setiap bulan diadakan festival di berbagai prefektur di Jepang tanpa terkecuali pada musim dingin sekalipun. Sapporo snow festival, siapa yang tidak mengenal festival musim dingin yang satu ini, meskipun ketika musim dingin tiba juga banyak diadakan festival musim dingin di berbagai daerah lainnya di Jepang, akan tetapi Sapporo snow festival tetap menjadi yang paling dinantikan tidak hanya oleh turis lokal melainkan juga turis dari mancanegara.

Kenapa Sapporo Snow Festival begitu spesial?

image 2 source          "So many ice or snow sculpture, this is the epic one"

Sapporo Snow festival adalah festival musim dingin terbesar di seluruh Jepang. Setiap tahunnya jutaan turis baik lokal maupun mancanegara berbondong bondong datang ke sapporo untuk menikmati Indahnya patung es dan salju hasil karya dari para pemahat salju profesional. Festival ini terbentang mulai dari Odori park, Comunity Dome Tsudome, dan di jalan utama Susikino. Selama 7 hari patung patung es dan salju ini merubah Sapporo menjadi seperti sebuah taman impian salju yang sangat megah dan indah.  

Para pemahat ini bukan hanya berasal dari jepang saja, akan tetapi dari hampir seluruh penjuru dunia karena event perlombaan ice sculpture dan snow festival di sapporo ini mengundang perwakilan beberapa negara untuk mengirim tim pemahat es dan salju mereka untuk ikut serta berlomba di sapporo. FYI Indonesia snow sculpture team juga ikut serta di event yang sangat meriah ini dan berhasil meraih juara 3!! Yeaaaah Indonesia!! :D

                                image 3 source    "Come on guys, we are Indonesian!!"


Image 4 source  "Allright, We are almost done!!"


                               Image 5 source            "Smells like a victory :)"


How it begin?

                                                       "Sapporo Snow Festival 2013"
                                                         Image 6 source

Sapporo Snow Festival pertama kali digelar pada tahun 1950 di Odori Park, pada masa itu Sapporo snow festival hanyalah festival kecil kecilan dengan hanya memamerkan 6 patung salju hasil pahatan dari siswa sekolah lokal setempat. Akan tetapi seiring hari itu, Sapporo snow festival menarik perhatian banyak orang bukan hanya penduduk lokal tetapi juga para turis asing. 

Pada tahun 1955 tepat 5 tahun setelah festival pertama digelar, sejumlah pasukan militer pertahanan lokal ikut serta dalam festival tersebut dan berhasil membangun pahatan salju yang sangat indah untuk pertama kalinya, dari sinilah Sapporo snow festival mulai dikenal. Sapporo ditunjuk menjadi tuan rumah untuk menyelenggarakan Olimpiade musim dingin pada tahun 1972 dan Snow festival sapporo sudah sangat terkenal di media internasional pada era itu. Perlombaan snow sculpture sendiri mulai digelar sebagai bagian dari festival ini pada tahun 1974, beberapa negara diikut sertakan dalam perlombaan ini termasuk negara yang tidak memiliki musim dingin/salju.


Image 7 source                             "Chibi maruko-chan snow sculpture"

Image 8 source                         "Taiwan's Chiang kai shek Memorial Hall"


Image 9 source                             "Thailand's Wat Benchamabophit"


 Image 10 source                                         "Ise Jingu"


 Image 11 source                     "Projection mapping display pada malam hari"


 Image 12 source         "Food fair, banyak dijajakan kuliner juga souvenir khas Hokkaido"


Image 13 source                            "Anytime and Any place, it's just about art :) "



Image 14 source                         "Ice sculpture display, pada malam hari"

Sapporo snow festival di kembangkan oleh beberapa negara yang memiliki kedekatan hubungan internasional dengan Jepang seperti China (sehyang), Canada (Alberta), dan juga USA (Portland) festival yang semula hanya merupakan festival kecil kecilan berskala lokal ini sekarang telah berubah menjadi festival musim dingin yang terbesar dan paling terkenal di Jepang juga dunia.
     
Apa kalian sudah pernah mengikuti festival ini? Apa kalian hadir di Sapporo snow festival 2013? adakah festival musim dingin di beberapa prefektur lainnya yang menurut kalian tidak kalah menarik? Ayo share pengalaman kalian di kolom comment :)   



Bayangkan jika kalian ada di situasi dimana lagi seru serunya nonton TV, kemudian kalian baru sadar kalo cemilan atau pun snack yang kalian makan cuma tinggal bungkusnya. Mau beranjak dari sofa ke tempat sampah, adegan di TV lagi seru serunya,  kalo sedetik aja kalian gak liat ke arah TV itu sama aja menyia nyiakan durasi yang hampir  berjam jam sudah kalian lewati..... Oh god why!! Moment yang bener bener  menyebalkan tentunya dan cuma bisa berharap seandainya saja ada hari dimana justru tong sampah yang menghampiri kita.


Image 2 source

Kalau begitu, inilah hari yang kalian nantikan!! Sebuah perusahaan inovasi teknologi remot control di Jepang yang bernama Kyosho Company telah berhasil menciptakan sebuah inovasi bagi kalian pencinta channel TV yang males ngebuang bungkus cemilan ke tong sampah saat lagi asyik nonton, bukan.... ini bukan TV yang multifungsi sebagai tong sampah (tapi gue sih berharap itu ada)  tapi tong sampah dengan remot control!! TA-DAAAAAAH!!!! dengan remot control di tangan kalian hanya dengan menekan beberapa tombol, tong sampah pun akan menghampiri kalian. So, it’s time to say good bye for that “OH GOD WHY!! Moment”




Bukan cuma itu saja, Kyosho Company juga menciptakan sejenis kain pel (sepertinya) yang bisa kalian gunakan untuk membersihkan remah remah halus yang tertumpah dari snack yang kalian makan, tentu saja juga dilengkapi dengan sebuah remot control, Yeaaaaaaaah!!!




Harga dari kedua produk tersebut masing masing berkisar antara 21 US dollar, hmmm.... ya lumayan sih (lumayan mahal bagi gue) menurut gue tong sampah dan juga kain pel yang dilengkapi dengan remot control itu bener bener ide yang brilian banget, bahkan Doraemon pun harusnya ngasih aplause buat Kyosho Company, tapi  tidak dengan pattrick, dia selalu berkata lain. Oh come on pattrick......

                                                 image 6 source

Gimana menurut kalian? Apa kalian setuju sama patrick? Sudah pernah melihat alat ini sebelumnya? Atau bahkan sudah ada yang beli dan menggunakan alat ini? Ayo silahkan share di kolom comment :) 

Author:
Hamyo